Eps. 4

444 Words
Masih dalam suasana di rumah sakit, "Alex antar Tasya ke rumah nya dan kamu Tasya bersiaplah sore ini body gard saya akan menjemput kamu apakah kamu tinggal bersama keluargamu" tanya Jems. karna melihat Tasya dia dan tidak ingin menjawab Jems pun bisa menebak jika Tasya sudah tidak memiliki keluarga yang lengkap, "jangan khawatir nak kami akan menjadi orangtua kamu dan ini Alex sambil berjabat tangan dia anak saya kalian akan saya nikah kan, besok papa sudah boleh pulang ma toling atur tanggal pernikahanan anak kita" Jems. tidak perlu repit pa, aku dan Tasya akan melangsungkan pernihakan sederhana besok sore aku tidak ingin orang lain tau pernikahan ku kecuali keluarga dan teman dekat Alex pa, mau kah papa mengabulkan permintaan Alex? "Jawab Alex". "baiklah lakukan asalkan kalian segera menikah, sekarang antar Tasya ke tempat tinggal mungkin dia harus mengemas beberapa barang karna kedepannya kamu akan tinggal bersama kami" Jems. di saat Alex dan Tasya sudah keluar Lauren mulai berbicara dengan sedikit khawatir, "papa apa ini yang terbaik untuk anak kita Alex, aku takut ini akan terbalik dan Alex tidak bahagia", "mama tidak perlu khawatir papa yakin mereka akan menjadi suami istri yang bahagia, aku tidak ingin anak kita menikah dengan wanita yang tidak benar ma" Jems. "baiklah aku dukung papa". berbeda dengan yang di dalam mobil yang saat ini sedang berkendara menuju alamat yang sudah di herika Tasya pada Alex, mereka terlihat dia dan Tasya tentu saja merasa sangat gugup sekaligus takut duduk berdua dengan Alex yang memiliki aura yang sangat dingin sepertu es batu kutub. di tengah keheningan Alex memulai pembicaraan "kamu kenapa tidak membantah perkataan papa, oh aku tau wanita miskin seperti kalian memang suka orang terpandang seperti kami kan, tidak perlu di jawab aku sudah tau jawabannya" Alex, tentu saja Tasya tidak terima dan dia pun menimpali "tuan, anda kalau bicara jangan semberangan saya memang wanita miskin tapi tidak matre seperti kata anda dan juga saya tidak membantah karna saya tidak ingin papa anda yang sakit jantung bertambah penyakitnya, saya tidak ingin menjadi anak durhaka" Tasya. dan Alex pun diam seperti membenarkan perkataan Anastasya "jika anda sibuk, turunkan saja saya di sini saya bisa pulang dengan menggunakan ojek online" Tasya, aku akan mengantur kamu sampai tujuan jangan sok hebat dan besar hati kalau bukan papa yang menyuruhku mengantar kamu, aku juga tidak sudi, "jawab Alex". dan perjalanam mereka pun hening tidak ada yang bersuara sampai akhir nya mobil tuba di tempat yang di tuju, ya Tasya tinggal di pekarangan gg. Pondok Asri di Canggu dia tinggal di kontrakan yang begitu sederhana sehingga Alex pun tidak ingin turun atau pun mengucapkan sepata kata dia langsung memutar kemudi mobil dan kembali ke lantornya. Bersambung...
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD