Chap 23

928 Words

Arka menyusul salsa yang berlari keluar dari ruangan anaya. Salsa kesal sekesal kesalnya. Enak aja main ambil anaknya emang anaya barang main ambil ambil. "Salsa" "Sa dengerin aku dulu" "Sa" "Salsa" Arka terus saja memanggil nama salsa. Salsa tak menghiraukannya ia masih kesal dan berjalan begitu cepat menuju taman rumah sakit. Arka yang geram pun mempercepat jalannya menyusul salsa. Arka menggapai tangan salsa dan membalikkan badan salsa menghadap dirinya. Dilihat muka kesal salsa. Arka memandangi salsa. Salsa hanya bersedekap d**a dan memalingkan wajahnya kelain arah. "Sa mereka orangtua anaya, apa salahnya mereka menemui anaknya" "Kalo buat ketemu naya aku nggak masalah ka, tapi kalo buat ngambil anaya itu nggak bisa dan nggak akan pernah!" "Sa den...." "Dengar apa ka? De

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD