bc

Cinta anaya

book_age16+
701
FOLLOW
6.2K
READ
family
badboy
badgirl
drama
comedy
sweet
humorous
friendship
lonely
like
intro-logo
Blurb

Anaya cewek barbar, tidak punya malu, biang onar, perusuh di sekolah ehs, dan dijuluki mostwanted girls. Senakal nakalnya anaya ia masih bisa berpikir jernih.

Bagaimana kisahnya saat bertemu teman lamanya yang dulu ceria berubah menjadi dingin tak tersentuh itu?

Cup

"Bibir lo enak! Kapan kapan cium gue lagi!" Teriak anaya.

Teman teman anaya hanya menepuk jidatnya saja melihat tingkah barbar anaya

chap-preview
Free preview
Chap 1
Panas terik matahari di siang hari ini. Dilapangan sekolah ellison high school berdiri seorang gadis yang hormat di tiang bendera. Menurutnya lapangan adalah sahabat setianya saat melakukan hukuman dengan ditemani kibaran bendera merah putih. Lebih memilih dihukum daripada belajar matematika yang membuat otaknya kacau dan blank seketika. Keringat yang membasahi wajahnya tidak membuat dirinya lelah bahkan tidak ada niat untuk berteduh saja. "Tiada hari tanpa hukuman bagi Anaya!" teriak seorang cowok yang duduk di kursi koridor ips dengan kaki yang dipangku satu. Anaya melihat ke arah suara itu dan menjulurkan lidahnya. "Ulah apa lagi lo?" tanya Syahrul ananta. Ya cowok itu adalah Syahrul ananta teman clubbing Anaya. "Cuman kasi lem tikus di kursi bu mislah doang ee langsung marah marah akibat roknya sobek dan berakhir disini gue," jelas Anaya. Syahrul tertawa mendengar cerita Anaya. "Jahil lo gak hilang hilang yah heran gue." "Rese banget sih lo." "Gak ada niatan neduh lo?" "Gue kan setia." "Masa sih sesetia itu lo sama lapangan tercinta lo yang setiap hari nemanin lo dihukum." "Iya kenapa lo mau juga gue setiain?" "Ish engga yah malas gue sama lo." "Batin gue juga nolak kali." Kringg kringg kringg. "Yes selesai!" pekik Naya girang. "Gue kantin dulu bye," pamit Naya dan berlari menuju kantin menyusul teman temannya itu. Naya berlari tidak memandangi jalan. Dan akhrinya ia menabrak d**a tegap seorang cowok. Brukk "Aww." Naya mengusap dahinya yang tertabrak d**a bidang seorang cowok. "Punya mata?" tanya cowok itu. "Punya lah b**o lo gak liat mata gue disini." Naya menunjuk matanya. "Terserah!" ucap cowok itu dingin dan datar. "Lo kenapa sih berubah kayak gini dulu lo gak kayak gini?" sudah berapa kali Anaya menanyakan itu tetapi tidak pernah di respon Riko. Alriko lighter walley. Cowok yang Naya tabrak. Dia riko teman TK Naya dulu yang ceria berubah menjadi dingin. Riko yang mendenga pertanyaan Naya pergi berlalu tanpa menjawab pertanyaan yang selalu Naya tanyakan itu. Naya langsung menyusul temannya di kantin. Ia sangat lapar sekali. "Ini makanan gue?" tanya Naya saat melihat semangkok mie ayam dan segelas teh es. "Iya itu makanan lo." Diana violette mayer. "Lo kok lama sih?" Chelsea wynnquinn. "Gue gak sengaja nabrak riko tadi," ucap Naya sambil memakan mie ayamnya. "Masalah apa lagi lo sama si ketos?" Agatha lauren alexi teman TK naya dulu sama seperti Riko dan Nathan. "Gak ada masalah apa sih." "Lo nanya itu lagi?" tanya Agatha, Naya menganggukkan kepalanya. "Lo ngapain sih nanyain itu terus," sahut Diana. "Gue penasaran aja gitu kenapa dia berubah," ucap Anaya. "Kalo lo mau tau kenapa dia berubah lo ikutin dia terus dan lo harus masuk ke kehidupannya dan cari akar masalah dari semua pertanyaan di kepala lo itu," jelas Chelsea. "Iya yah kenapa gue gak kepikiran," gumam Naya. "Karna otak lo di bawah rata rata." Diana menoyor kepala Naya. "Assalamualaikum panggilan kepada Anaya pameswari ellison dari kelas X ips3 ditunggu di ruang kepala sekolah sekian terimakasih." Pasti kakek lagi nih batin Naya. "Setiap hari aja kunjungan lo ke ruang kepsek dan ruang bk," ucap Agatha. "Gue kalo mau pun gak bakalan ke ruang bk atau ruang kepsek, gue mau pulang dan clubbing doang," ujar Anaya. "Kepala lo isinya clubbing terus," gerutu Diana. "Lo juga clubbing bego." Anaya menoyor kepala Diana dan berlari keluar kantin takut jadi bahan amukan Diana. "DASAR b**o!" teriak Diana. Chelsea dan Agatha menutup rapat kupingnya akibat teriakan Diana. Anaya memasuki ruangan kepsek dan sudah melihat kakeknya yang sedang berbicara dengan uncle nya itu Yoga. Yoga yang melihat kehadiran anaya menatap tajam ke arah keponakannya itu. "Tadi dihukum?" tanya Yoga saat Anaya duduk di samping Mark. "Ya seperti yang uncle lihat," cuek Anaya. "Gak bisa sehari aja gak dihukum?" tanya Mark. "Kakek kayak gak tau Naya aja," kesal Anaya. "Anaya pameswari ellison kalo kayak gini terus bisa bisa mama dan papa kamu balik lagi ke indonesia untuk urusan gak penting kamu ini," jelas Yoga. "Yah Naya maunya gitu." "Demi kakek sehari aja gak buat ulah." "Insyallah kek." "Ulah apa lagi?" tanya Yoga. "Naya cuman kasi lem tikus di kursi bu Mislah doang abis itu dia marah marah dan ngehukum Naya emang bu Mislah nya aja yang lebay," Jelas Naya. "Naya! Kamu tau kelakuan kamu itu buat rok bu Mislah jadi sobek!" kata Yoga dengan tegas. "Cuman sobek dikit doang." "Cuman kamu bilang! Sudahlah Naya uncle pusing setiap hari ngurusin urusan kamu terus." Yoga memijit pelipisnya. "Nih lihat buku kasus kamu udah penuh dan bakalan di ganti buku baru." Yoga menunjukkan buku kasus Naya yang sudah sangat penuh. Buku kasus itu berisikan 200 halaman dan bayangkan sudah penuh dan akan diganti dengan kasus baru. Kalo di tanya kenapa Anaya gak dikeluarkan dari sekolahan. Ya jelas jelas uncle nya yang kepala sekolah dan mamanya yang punya sekolah jadi guru guru tidak bisa mengeluarkan Anaya. "Baru dua juga uncle bukan tiga atau sepuluh," ucap Naya membuka buku kasusnya itu. "Sudahlah kakek capek ngurusin kamu, kakek pulang dulu," pamit Mark. Mark berpamitan dan akhirnya pulang bersama Stevan. Yoga menyuruh Naya kembali kekelasnya melanjutkan pelajaran seperti biasa tanpa kasus apapun. * * * * Ellison high school sudah pulang sejak dua menit yang lalu. Semua siswa berhamburan keluar kelas. "Naya!" teriak Syahrul. Naya pun membalikkan badannya. "Jadikan malam ini ladies kita ke club?" tanya Syahrul dengan senyumannya yang membentuk lesung pipi dan mengedipkan sebelah matanya ke arah Naya dkk. "Jadi dong," semangat Chelsea. "Oke kalo gitu ntar gue jemput, gue gak mau terjadi apa apa sama kalian," ucap Syahrul dan pamit pulang. Naya melihat Riko dikoridor dan akan masuk ke mobilnya dengan cepat naya berlari mengejar Riko bukan Riko lebih tepatnya mobil Riko. "Woy cabe mau kemana lo?!" teriak Diana yang tak dihiraukan Anaya. "Jangan lari lari cabe!" teriak Agatha. Naya tak peduli itu. Ia memasuki mobil Riko dengan santainya padahal ia juga bawa mobil hari ini. Tetapi kata temannya jika ingin mengetahui masalah Riko. Anaya harus memasuki kehidupan Riko dan menjawab semua pertanyaannya selama ini. Riko memasuki mobilnya dan melihat Anaya yang duduk manis di kursi kemudi sebelahnya. Riko memang melihat Anaya memasuki mobilnya tadi. "Turun!" suara Riko dingin. "Engga." "Turun!" "Gue bilang engga ya engga." "Lo bawa mobil?" "Bawa." "Turun!" "Gue mau pulang bareng lo dan gue gak mau turun titik!" Naya bersedekap d**a. Riko yang geram pun melajukan mobilnya meninggalkan halaman sekolahannya itu. Tak luput dari penglihatan teman Anaya. "Gila tuh naya main masuk masuk aja," ucap Agatha. "Memang cewek gila," gerutu Diana. "Balik guys, kunci mobil naya di gue ini." Chelsea mengangkat kunci mobil Naya. "Akhirnya uang gue aman," ujar Diana. "Ngirit angkutan umum," kata Agatha. Ya Chelsea mengambil kunci mobil Anaya saat Anaya pergi ke toilet ia tahu akibat dari perkataannya Anaya akan pulang bersama Riko demi mendapatkan jawaban yang selama ini Anaya penasaran. 

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

Suamiku Bocah SMA

read
2.6M
bc

LAUT DALAM 21+

read
299.8K
bc

Sweet Sinner 21+

read
918.9K
bc

Cici BenCi Uncle (Benar-benar Cinta)

read
204.5K
bc

GADIS PELAYAN TUAN MUDA

read
487.0K
bc

Dear Doctor, I LOVE YOU!

read
1.2M
bc

Dear Pak Dosen

read
434.2K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook