Chap 44 tamat

868 Words

Anaya duduk termenung di balkon kamar riko memandangi langit malam yang bertaburan bintang. Sedangkan di bawah sedang mengadakan tahlilan. Pandangan anaya kosong jelas dari sorot matanya. Seharian ini anaya tidak makan. Bi laras sudah menyuruh makan namun anaya tidak mau. MAMA GUE PERGI NAY! DIA NGGA AKAN KEMBALI LAGI! Gue sendirian nay Kalo gue yang ninggalin lo gimana Kalo di bibir itu namanya cium nafsu Cinta anaya ke riko ngga akan pernah berkurang dan cinta riko ke anaya akan terus bertambah tanpa tau bagaimana cara berkurang Aku akan selalu ada di sampingmu naya Anaya memeluk kakinya dan kembali menangis saat mengingat wajah khawatir dan tertawa riko. Saat mengingat candaan mereka. d**a anaya sesak saat mengingat masa lalunya lagi. Ia sekarang hanya bergantung kepada takd

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD