Chap 15

726 Words

Anaya turun saat sudah berganti pakaian. Ia sudah tau pasti akan di protes oleh mark lagi. Hal itu sudah biasa bagi anaya. "Kakek naHUAAA" "Huaaa naya" Baru saja ingin berpamitan anaya kaget saat mark berteriak dsn refleks juga anaya berteriak. Anaya menggerutu kesal. "Ish kakek nay kaget tau" Kesalnya dan merapihkan rambutnya. "Anaya kamu mau ke markas?" Tanya mark. "Tadi kan kakek suruh ke markas" Malas anaya. "Pakaian kamu kenapa begini? Ganti gak ada ke markas dengan pakaian kayak gini! Ganti sekarang nay" "Kakek naya gak butuh komenan kakek naya cuman mau pamit doang" Anaya menyilangkan tangannya di depan d**a dengan kesal. Mark memegangi bahu anaya dan mengitari tubuh anaya. "Pergi dengan berpakaian seperti ini! Tidak! Tidak! Tidak! Ganti!" "Naya gak mau!" Cup "Bye

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD