Chap 21

998 Words

"Anaya" Pekik disnya dan langsung bangun dari tidur nyenyaknya di kasur queen size anaya. "Rekarnasi" Gumam disnya saat merasakan kekuatan bayangan hitam. "Aduh gimana ini mau nolongin anaya? Gak mungkin kan disnya ke hutan bisa bisa ketawan duluan nih? Kalo disnya bawa anaya pulang nanti jadi pertanyaan besar" Disnya tampak berpikir keras bagaimana ia menolong anaya. Karna kemungkinan besar bayangan itu akan datang menyerang anaya. "Oh iya, jalan satu satunya berubah" Disnya seperti sedang berpikir keras dan menyatukan tangannya untuk memberikan sinyal kepada anaya. Sedangkan di hutan anaya masih setia menyeret kakinya hingga ia merasakan kekuatan bergejolak di dahinya. "Aaaaaaaaaa" "Aaaaaaaaaa" Anaya terangkat ke atas udara dengan kekuatan hitam yang menyeruak di dahinya d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD