"Doni, jaga pintu ini baik-baik. Jangan biarkan siapa pun masuk tanpa izin saya atau Vero, paham?" perintah Gavin tegas begitu keluar dari kamar VVIP, menyesuaikan kancing jasnya dengan raut wajah berwibawa. "Siap, Tuan Gavin! Area steril, lalat pun tidak akan lolos dari pengawasan kami!" jawab Doni mantap sambil memberi sikap hormat tegap bersama empat pengawal lainnya. Gavin mengangguk puas lalu melangkah menyusuri lorong rumah sakit menuju ruang administrasi di lantai dasar. Hatinya diliputi rasa lega yang tak ternilai harganya, bayangan senyum bahagia Vero dan wajah mungil Ezran yang terlelap tenang di boks bayi terus menari-nari di kepalanya. Semua rintangan, keraguan, dan krisis kepercayaan yang sempat meremukkan rumah tangga mereka kini resmi menguap, berganti dengan kehangatan

