"Mas Gavin, lihat deh Ezran nguapnya lucu banget!" seru Vero setengah berbisik dengan mata berbinar-binar, menunjuk bibir mungil bayinya yang memburu udara di dalam boks bayi. Gavin yang baru saja merapikan selimut Vero langsung membungkukkan badan, menyejajarkan wajahnya dengan boks bayi. "Astaga, iya... persis banget sama cara kamu nguap kalau lagi ngantuk berat, Sayang." "Kok aku sih? Kamu kali yang kalau ngantuk mukanya langsung pasrah gitu!" protes Vero pura-pura berwajah masam, meski senyuman bahagia tak bisa disembunyikan dari bibirnya. "Biarin aja nurut siapa, yang penting Little Ezran tumbuh sehat dan bahagia," balas Gavin tertawa renyah, mengecup pelan pipi halus putranya sebelum kembali duduk di tepi ranjang Vero. "Gimana kondisi jahitan kamu siang ini, Sayang? Masih terasa

