"Tuan Gavin! Mobil sudah terparkir sempurna di pelataran depan!" seru Doni sigap begitu kendaraan mewah itu berhenti mulus di depan teras utama kediaman Lorenso. Gavin bahkan tidak menunggu pengawalnya membukakan pintu. Pria itu langsung mendorong pintu mobil, melangkah lebar menaiki anak tangga teras dengan senyuman yang tak bisa disembunyikan dari wajah tegasnya. "Bagus, Doni! Kalian boleh istirahat dan makan siang dulu di area belakang!" "Siap, Tuan Gavin! Terima kasih banyak!" balas Doni seraya memberi hormat penuh semangat bersama para pengawal lainnya. Gavin membuka pintu utama, melangkah masuk ke dalam rumah yang dipenuhi aroma wangi kue pie s**u yang baru matang. Kehangatan suasana rumah seketika menyambutnya, mengikis seluruh sisa kelelahan akibat tumpukan berkas di kantor t

