Bab 148

808 Words

"Gavin, ini laporan keuangan kuartal ketiga untuk ekspansi jaringan hotel di Bali. Tolong kamu tanda tangani berkasnya sekarang," ucap Reno sambil meletakkan tumpukan dokumen tebal di atas meja kerja ruang direksi utama Lorenso Holdings. Gavin yang duduk membelakangi meja, menatap pemandangan gedung-gedung pencakar langit Jakarta dari balik dinding kaca besar, mendadak berbalik dengan helaan napas berat. "Bisa nggak penandatanganan ini ditunda sampai besok pagi, Reno?" Reno melotot tak percaya, mengusap wajahnya kasar. "Gavin! Ini investasi lima ratus miliar rupiah! Klien dari Singapura udah nunggu kepastian lo sejak jam sepuluh pagi tadi!" "Gue tahu! Tapi, pikiran gue dari tadi pagi udah nggak ada di ruangan ini, Reno!" bentak Gavin frustrasi sambil melonggarkan ikatan dasinya yang te

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD