Bab 23

1104 Words

Malam harinya Kiran dan Ratih ke luar dari kamar mereka dengan pakaian hangat, mereka berdua berjalan menuju ruang makan yang ternyata sudah di isi oleh beberapa teman kelas mereka. Vila mereka yang besar menjadi salah satu alternatif untuk anak-anak cowok makan di vila mereka. Kiran mengeluh melihat antrean untuk mengambil makan begitu panjang, padahal perutnya sedari tadi sudah minta di isi tapi sayang gara-gara Ratih yang lama mempersilahkan dirinya masuk ke dalam kamar, membuat mereka berdua mendapati posisi terakhir untuk mengantre makanan. Tiba-tiba saja dari arah belakang ada yang menepuk pundaknya, dengan wajah sebal Kiran membalikkan wajahnya. Seketika dirinya meringis melihat tatapan dingin Karan, lewat lirikan matanya Karan menyuruh Kiran untuk mengikutinya. Seketika itu juga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD