Bab 24

1841 Words

“Astaga pingsan." Seru seorang cewek yang sedari tadi menahan pintu, agar tidak ada seorang pun yang masuk ke dalam toilet. “b**o lo, Tiw. Gue bilang juga apa, seret anaknya masukin toilet lalu kunci. Bukan malah lo siksa kayak gitu!" Bentak cewek berambut panjang yang sedari tadi hanya diam tidak mengikuti aksi Tiwi. "Gue nggak mau di salahin yah, kalau tuh anak sampe ngadu." Sahutnya lagi. “Gimana kalau Nigi sampe tahu?" “Yah makannya jangan sampe tahu, b**o!" Tiwi yang masih kesal dengan teman-temannya yang menyuruhnya untuk berhenti itu pun melepaskan jambakan pada rambut Ratih. Cewek yang dirinya kerjai itu begitu mengenaskan dengan beberapa lebam di bagian pipi dan keningnya, tak lupa dengan darah kering yang menghiasi sudut bibirnya. Sebelum Tiwi dan teman-temannya yang lai

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD