part 20 I Musuh bebuyutan

1056 Words

"Ketika kau terjatuh, cepatlah bangkit. Jangan biarkan dirimu tertinggal oleh takdir yang terus berjalan tanpa mengenal siapa dirimu." •••••••••••• "Jangan di luar, Bim. Masuk, dingin." Lelaki itu menoleh sebentar lalu kembali terfokus pada benda pipih yang ia pegang. "Bentar, Ma." "Bim!" "Bentar, nanggung." Tyas berhenti berseru, membuat senyum Abim tersungging tipis. Ia menarik hodie-nya hingga sukses menutupi dahi dengan sebelah tangan masuk ke saku sweater yang ia kenakan. Sesekali matanya berbinar dengan kekehan kecil, sebuah tubuh yang bergerak berasal dari dalam ponselnya itu mampu membuatnya merasa tergelitik. Walau sudah beberapa kali melihat, nyatanya, Abim belum juga bosan untuk kembali mengulang video itu. "Keren, bangga dah Taehyung punya adek kek gue," gumamnya lalu te

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD