Perdebatan Ashley dan Mertua

1055 Words

Keesokan harinya, seorang wanita paruh baya muncul di halaman mansion Kian dengan langkah anggun. Penampilannya memancarkan aura otoritas yang dingin, dan sorot matanya tajam, seperti seseorang yang selalu ingin segalanya berjalan sesuai kehendaknya. Kian, yang baru keluar dari dapur dengan secangkir minuman di tangannya, langsung menyadari kehadiran wanita itu. "Ma," sapanya dengan suara hangat, meski ada sedikit ketegangan dalam nadanya. Wanita itu, Holdie, melirik putranya dengan alis terangkat. "Hm...ingin bertemu denganmu saja sulit sekali. Apa yang kamu lakukan di dapur? Kau masak sendiri? Mana istrimu?" tanyanya dengan nada tajam. Kian menarik napas panjang sebelum menjawab, "Ashley sedang tidak enak badan, jadi aku yang sediakan sarapan. Mama, mari kita makan bersama." Holdie m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD