Menikah Untuk Kedua Kali

967 Words

"Apakah benar, kau hipers*ksu4l?" tanya Holdie untuk memastikan. Kian menundukkan kepala, menghindari tatapan ibunya. "Iya, Ma," jawabnya lirih, seolah beban besar itu semakin memberatkan pundaknya. Holdie tertegun. Ia memandang putranya dengan campuran rasa marah dan sedih. "Sejak kapan, Kian? Sudah berapa lama?" tanyanya, nada suaranya hampir seperti bisikan, menahan rasa kecewa yang memuncak. Kian menarik napas panjang sebelum menjawab, "Sejak aku berusia dua puluh tahun, Ma. Aku tidak bisa menahan diri." Suaranya terdengar penuh penyesalan. "Aku tahu itu salah, tapi... aku ingin berubah sekarang. Demi Ashley, demi pernikahanku, dan demi anakku yang akan lahir. Kalau aku tidak melakukannya, aku akan kehilangan semuanya." Holdie menatap Kian dengan tatapan yang sulit diartikan—antara

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD