*Happy Reading* Hotel! Tanpa sadar aku langsung meremas tangan dipangkuan, saat tiba-tiba Aaron bukannya membawaku langsung pulang. Malah membelokan mobilnya pada sebuah gedung mewah bertuliskan 'Hotel'. Lah, ini kenapa aku dibawa ke sini? Mau apa dia? Jangan-jangan .... "Mampir sebentar gak papa, kan? Gak lama, kok. Sebentar aja," ucapnya tiba-tiba meminta atensiku. Gak papa ndasmu! Ini ngapa jadi ke sini, sih? Jangan bilang kalau Aaron ternyata pria bangsul yang doyan celap-celup. Demi apa? Padahal tampangnya setipe cowok baik-baik, loh. Ternyata .... "Kamu mau ikut masuk atau tunggu di sini?" Hah?! Seketika aku pun bingung. Saat Aaron malah memberi penawaran ketika selesai memarkirkan mobilnya di parkiran hotel. Dekat dengan pintu utama. "Uhm ... tunggu aja, deh. Takutnya di da

