Part 73

1306 Words

*Happy Reading* "Ken, apa kau tidak bisa menyelamatkan keduanya?" Tuan Darius, mertua Nurbaeti langsung menyambar setelah mendengar ucapan Ammar dalam pelukan sang ibu. "Sebagai Dokter. Jelas aku akan mengusahakan yang terbaik sebisaku, Uncle. Hanya saja, aku memberikan penggambaran terburuk untuk Ammar jika kondisi mendesak. Dia harus segera memilih agar operasi istrinya segera bisa dimulai." Ammar menggeleng dalam peluk Mommy-nya. Masih menangis pilu. Sangat jelas jika ini adalah pilihan yang sangat sulit untuknya. Pun semua orang yang ada di sini. Mak Kanjeng bahkan sudah meraung pilu dipelukan Intan. Memukul-mukul dadanya yang pasti sangat sesak dipaksa menerima keadaan ini. Meski Mak Kanjeng dan Nurbaeti jarang akur. Namun, selayaknya seorang ibu. Kondisi Nurbaeti saat ini. Jelas

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD