"Kamu kenapa lagi?" Melinda melirik anak perempuannya itu. "Aku kesal sama Evan, Ma," jawab Lia sembari melipat kedua tangannya di d**a. Wanita itu tampak begitu kesal. "Kenapa lagi Evan?" tanya Melinda. "Apa Daisy menggoda dia?" sambungnya kemudian. Wanita paruh baya yang berstatus sebagai ibu sambung Daisy itu sangat sensitif jiika hal-hal yang berhubungan dengan anak tirinya. "Iya, Ma. Tapi, Evan yang kejar Sisy," jawab Lia. "Aku yakin, kalo Sisy sengaja godain Evan supaya balik lagi sama dia," tudingnya. "Dasar anak nggak tahu diuntung," kelit Melinda dengan wajah memerah. "Kamu tenang aja, Sayang, Evan nggak akan berani ninggalin kamu hanya karena anak pembawa sial itu!" tukasnya dengan senyuman licik. Lia tersenyum penuh kemenangan. Ia sangat suka ketika sang ibu berpihak pa

