Hutang yang Harus Dibayar

1344 Words

Baru kali ini aku melihat Bu Ida membentak anak kesayangannya. Tak itu saja, bahkan bentakannya belum lama ini, disertai dengan ancaman yang begitu dahsyat. Membuatku bertanya, 'sesayang itukah dia dengan Nova dan anaknya?' Mendengar ancaman sang ibu yang tampaknya tak main-main, membuat Mas Hamid gerak cepat masuk ke dalam. Tak lama kemudian, dia kembali ke hadapanku dan ibunya dengan membawa barang yang aku minta. Sebuah sertifikat yang sedari tadi menjadi bahan perdebatan, akhirnya dia munculkan dan diserahkan padaku penuh kepasrahan. Bagus! Tak sia-sia rupanya aku berlagak arogan dan menunjukkan sikap egois sedari tadi. "Semoga kamu puas, Lisa," ucap Bu Ida sambil menatapku dengan tatapan tajam. Tampak sekali dia kecewa padaku. Peduli apa? Yang terpenting, sertifikat ini sudah berp

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD