Bab 25. Ranjang

1664 Words

Pak Rifat menghembuskan napas lega setelah berhasil mendudukan badanku di atas tempat tidur. Lelaki tampan itu menyeka keringatnya yang mengalir ke dahi. Aku jadi bertanya-tanya. Apa mungkin aku seberat itu? Hingga dia kelelahan? Ataukah gara-gara bajuku yang basah membuatnya salah tingkah? "Mari kita ganti baju kamu dulu ya," ujarnya gugup sembari mengalihkan pandangannya ke arah lain. Akibat terjatuh dengan gaya tidak elit, baju atas dan bawahku basah kuyup hingga terlihat transparan. Untunglah Pak Rifat segera menutup bagian bawahnya dengan jas yang ia miliki ketika tadi dia menggendongku ke kamar. Mungkin dia takut bermimpi buruk jika melihat pakaian dalamku. Tanpa bertanya, lelaki itu gegas mengambil bajuku yang ada di lemari seperti tahu kebiasaan istrinya selama ini. Apa dia me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD