Semakin sering Joon Ki menghabiskan waktu bersama Juno, putraku itu luluh juga pada akhirnya dan kembali menerima Joon Ki dengan tangan terbuka. Juno tidak lagi merengek minta pulang saat bertemu Joon Ki dan kini permintaan Kang Joon Ki membuatku termangu cukup lama. Ia meminta pembagian waktu untuk bersama Juno, semacam waktu asuh yang bergantian. “Joon Ki – ssi, kita bukan pasangan yang baru bercerai. Kita tidak pernah menikah dan secara hukum, Juno hanya anakku.” “Arraseo*, Ae Ra – yaa. Tapi aku kan ayahnya, aku juga punya hak untuk memiliki waktu bersamanya.” (Aku tahu*) Aku memandang Joon Ki dengan tatapan tak percaya, hingga sebuah tawa lolos dari mulutku. Tawa yang membuatku ingin mendorong Joon Ki agar menjauh dan memutar waktu di mana aku belum bertemu dengannya. “Kenapa? Kau

