Satu Permintaan Steve

988 Words

Steve terdiam cukup lama, hanya menatap wajah Nora dengan penuh makna. Dalam keheningan itu, ada banyak hal yang dipikirkannya. Akhirnya, Steve menghela napas panjang, mempersiapkan diri untuk mengungkapkan sesuatu yang sudah lama terpendam dalam hatinya. “Aku tidak punya satu pun teman, bahkan Brandon pun hanya kuanggap sebagai karyawanku saja. Dan setelah bertemu denganmu, aku merasa jika aku perlu seseorang untuk menemaniku sampai tua nanti,” kata Steve dengan suara yang bergetar, menunjukkan betapa dalam perasaannya. Steve menggenggam tangan Nora dengan lembut, matanya yang tajam kini dipenuhi kehangatan saat menatapnya. “Aku ingin kita selalu bersama sampai maut memisahkan, Nora. Aku hanya punya kamu dan aku berharap jika kau pun hanya membutuhkanku.” Nora tersenyum hangat menden

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD