Nora menatap Steve dengan penuh perhatian, menunggu jawabannya. Raut wajahnya menunjukkan rasa penasaran yang tak bisa disembunyikan. “Dia mengatakan bahwa kau mencintainya, bahwa kau hanya menikah denganku karena terpaksa oleh ibumu,” jawab Steve dengan nada datar. Nora terdiam sejenak, mencoba mencerna apa yang baru saja didengarnya. “Dia benar-benar mengatakan itu padamu?” Steve mengangguk pelan. “Ya, dan itulah sebabnya aku marah. Aku merasa dikhianati, Nora. Aku merasa seperti kau hanya memanfaatkan situasi ini untuk keuntunganmu sendiri.” Nora menghela napas panjang, berusaha menenangkan dirinya sebelum menjawab. “Steve, aku tidak pernah mencintai Henry. Dia memang berusaha menolongku, tapi perasaanku selalu padamu. Aku tidak tahu kenapa dia mengatakan hal seperti itu. Mungkin di

