Dalam suasana malam yang tenang, suara langkah Brandon menghiasi lorong rumah yang telah menjadi saksi bisu dari berbagai kisah hidup. Nora, yang sedang sibuk merapikan beberapa dokumen di ruang tamu, menoleh ke arah Brandon yang tiba-tiba muncul di hadapannya. Senyum ramah terukir di wajahnya saat menyambut kedatangan tamu tersebut. "Selamat malam, Nona," sapa Brandon dengan ramah, matanya memancarkan kehangatan saat bertemu dengan Nora. Nora mengangkat sedikit alisnya, sedikit terkejut namun tetap menyambut dengan senyum. "Selamat malam, Tuan Brandon. Apakah Anda ingin bertemu dengan Steve?" tanyanya, mencoba mengarahkan Brandon ke tempat yang tepat. Brandon mengangguk mantap. "Ya. Ada banyak hal yang ingin beliau sampaikan pada saya. Terutama tentang pernikahan kalian. Ah! Jadi di

