Pilihan yang Tepat

958 Words

Di ruang kerja yang dipenuhi cahaya lembut dari jendela besar, Brandon keluar dengan langkah mantap, membawa pesan dari sang majikan. Cahaya matahari sore yang hangat menyusup melalui tirai, membelai permukaan meja yang penuh dengan tumpukan kertas dan berkas-berkas pekerjaan. Di seberang ruangan, Nora tengah asyik menatap layar komputernya, tenggelam dalam rutinitas yang menuntut. "Nora. Tuan Steve memanggilmu," kata Brandon dengan suara yang tegas namun penuh hormat, menghentikan sejenak kesibukan Nora. Nora menoleh, mengangguk pelan. "Baik. Terima kasih, Brandon," jawabnya sambil bangkit dari duduknya. Ia melangkah dengan anggun menuju ruang kerja sang suami, meninggalkan jejak keharuman parfum yang lembut di setiap langkahnya. Setibanya di ruang kerja Steve, ia menemukan suaminya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD