Ternyata Pesta Temannya?

834 Words

Hampir dua jam lamanya mereka berada di kediaman Luna, menikmati malam yang penuh kenangan dan kehangatan. Saat jarum jam mulai mendekati angka sepuluh, Steve dan Nora akhirnya memutuskan untuk pulang. Rumah mereka yang nyaman menyambut dengan keheningan malam yang tenang, memberi mereka ruang untuk merenung dan berbagi. Di kamar tidur, Nora duduk di tepi tempat tidur, menatap kalung berlian itu dengan saksama. Kilauan cahayanya memantul di matanya, membuatnya terpesona dan sekaligus khawatir. Saat Steve masuk ke kamar, ia menoleh dan bertanya, "Steve, apa kau tahu harga dari kalung ini?” Steve tersenyum kecil, matanya memancarkan kehangatan. "Seharga kapal pesiar mewah," jawabnya santai. Nora terperangah, matanya membesar karena terkejut. "Mahal sekali," ucapnya dengan pelan, hampir

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD