Waktu sudah menunjuk angka delapan malam, membawa udara malam yang sejuk dan damai ke kediaman Luna yang megah dan elegan. Lampu-lampu kristal berpendar lembut, menyinari halaman rumah yang luas dengan nuansa hangat. Steve dan Nora melangkah masuk, disambut aroma masakan yang menguar dari dapur, menggugah selera. "Selamat malam, Ibu. Terima kasih telah mengundangku makan malam di sini bersamamu," kata Nora dengan senyum tulus, menyapa Luna yang anggun berdiri di ambang pintu. "Menantuku yang cantik, semakin hari kau semakin mempesona, hm? Apakah kau sangat bahagia, bisa bersama dengan anakku?" Luna mengulas senyum penuh kehangatan, matanya bersinar lembut memandangi Nora. "Ah, Ibu. Ya! Aku sangat bahagia menjadi istri Steve. Dia sangat mencintaiku dan aku bersyukur memilikinya," balas

