Tertangkap

1049 Words

“Hah! Kenapa bisa begitu?” Wajah itu berubah panik. “Itu ‘kan kalung yang enggak umum, pasti mudah dilacak,” jelasku sambil mulai menyuapkan potongan buah. “Maksudnya?” serunya dengan melebarkan kelopak mata. “Yang mencari Tante tentu memantau pergerakan,” jelasku dengan nada suara penuh penekanan. “Begitu?” ucapnya seolah mengerti. “Begitu di filem-filem,” jawabku sambil mengedikkan bahu. “Hah!” serunya sambil menggenggam liontin kalung, lalu dengan tergesa melepasnya dan menoleh ke kanan dan ke kiri seperti mencari sesuatu. “Ap-?” kataku belum selesai dan wanita ini bergerak ke arah tempat tidur lalu menyelipkan kalung itu di bawah bantal. Aku tertawa terbahak-bahak. “Sudah,” ucapnya polos kemudian ikut menyikat sarapan yang banyak ini. Hari berlalu. Dengan adanya Tante Mona di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD