“Ini apa ya?” bisikku dalam hati, drama banget kisahnya. “Gadis ini sudah menikah dengan anak Tante, ya?” lanjutku mengorek keterangan. “Ya enggak, ‘kan anak Tante belum menikah,” jawabnya kembali menunjukkan wajah polos. Aku kembali tertawa melihat reaksi wanita yang kini menggoyang-goyangkan kakinya ini. “Gimana sih? Hahah ... coba Tante tanya anaknya lagi, atau minta fotonya yang lebih jelas,” saranku sambil tersenyum geli. “Hem ... andai saja bisa. Itu saja Tante curi dari mejanya,” ujarnya sambil kembali menatap ke depan dengan menerawang. “Hah! Bisa begitu? Tapi, anak Tante kasih tahu alamat kampus ini, kan?” ucapku sambil tetap memperhatikan ekspresi wajahnya. “Tante nguping,” jawabnya polos tanpa dosa, aku kembali tertawa terbahak-bahak. Aku diam setelah puas tertawa. “Ya

