episode 96

1082 Words

Episode 96 Ka Le Nan dan Ku Ba Ngan membiarkan Zein Zulkrnain meninggalkan balai istana, putra mahkota Bintang Tenggara tersebut menghentikan langkah kakinya ketika berada di dekat sebuah tiang penyangga. Ia menyadarkan tubuhnya pada tiang tersebut, lelah, sakit dan sedih menjadi satu dalam aliran darahnya. Uhuk… Uhuk… Pria itu terbatuk dan memuntahkan darah segar dari mulutnya, sosok sang istri yang selalu ada di saat dirinya dalam kondisi seperti ini.”Sekar, kamu sedang apa sekarang?” Si Ji Ne memperhatikan Zein dari balik dinding istana, tangannya menggantung di udara ingin menyentuh atau sekedar menjadi sandaran pria tersebut tapi khawatir kalau ketahuan oleh ayah atau kakaknya dan mereka akan memberikan hukuman.”Pangeran Zein, maafkan aku. Aku tidak bisa melindungi pangeran den

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD