episode 97 Tidak seorang pun ada yang mengerti jalan pikiran putra mahkota Bintang Tenggara, dia berdiri di depan pintu kamar tanpa ada niatan untuk masuk. Tatapan datar dan kosong menyapa pintu dengan ukiran naga emas tersebut, rupawanya itu adalah kamar yang pernah disinggahi adiknya. “Tidak seorang pun akan lepas dari genggamanku, aku tidak akan pernah membiarkan mereka hidup bahagia setelah menghancurkan keluargaku.” Kalau saja Si Ji Ne mendengar ucapan bernada tajam dan dingin tersebut, kemungkinan dia tidak akan lagi menaruh hati pada sang pangeran tersebut. “Apa yang pangeran Zein lakukan di depan pintu? Kenapa tidak masuk?” Si Ji Ne mengintip dari balik dinding, rasa penasaran membuat dirinya keluar dari tempat persembunyiannya dan berjalan menghampiri pria rupawan tersebut. “A

