SERANGAN SONIA

1009 Words

Sonia masih tidak percaya dengan ucapan Maya. "Kau yang selalu bersamanya kan?" "Bukan hanya dengan Maya, sama aku juga." Lina berdiri dan membungkuk hormat. "Yang Mulia." Dulu, Sonia menikmati penghormatan mereka. Seiring berjalannya waktu, dia mulai belajar ejekan halus masyarakat. "Di mana Georgia?" "Tidak ada, dia pulang ke rumah," jawab Lina yang masih menundukkan kepala. Sonia menutup mata, berhitung satu sampai tiga untuk meredakan amarah. "Aku tanya sekali lagi, di mana Georgia." Andre yang sedari tadi diam di kursinya, menjawab dengan tenang. "Lina tidak berbohong, dia ada di rumah. Tadi pagi teman-teman kau buat masalah." Sonia menoleh dan menatap Andre. "Masalah?" "Kau tidak tahu?" "Tidak ada yang beritahu." "Andre, hentikan!" Maya panik dan menggelengkan kepala. "Di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD