4.Awalnya

886 Words
Hari ini alika berangkat ke pondok diantar oleh tetangganya, karna kakaknya sedang ada pekerjaan jadi tidak bisa mengantarkan alika ke pondok. "Bu alika berangkat dulu yahh..?? Assalamuallaikum." pamit alika sambil menyalami ibunya. "Walaikumsallam.., Iya hati-hati dijalan yahh,jaga diri baik-baik diasana.." pesan ibunya. alika menjawabnya dengan gumaman sambil tersenyum dan mengangguk. alika naik kemotor dan melambaikan tangan pada ibunya, ibunya pun membalas lambaian tangan alika. alika pun pergi meninggalkan rumahnya dan berangkat ke pondok. Sebelum berangkat alika mampir dulu kerumah kakek dan nenek nyaa. "Mang mampir dulu yah, kerumah nenek sebentar." ucap alika diboncengan tetangga yang mengantarkan nya ke pondok. "Iyaa neng." jawab tetangganya. setelah sampai dirumah neneknya alika pun turun. "Assalamualaikum.. nekk..??" panggil alika. "Walaikumsallam. eh,alika. ada apa nak..??" tanya nenek alika. "Alika mau berangkat dulu ke pondok nek. kakek kemana, ada nggak nek..??" tanya alika pada neneknya, sambil celingukan mencari kakeknya tapi tidak melihatnya. "Kakek nggak ada lagi pergi ke kebun, nanti aja nenek bilangin sama kakek kalau kamu udah berangkat." jawab neneknya. "Mmm..." alika bergumam sambil mengangguk mengerti. "Yaudah nek, alika berangkat dulu yaahh..?? Nanti bilangin sama kakek yah nek,, Assalamualaikum." ucap alika sambil menyalami tangan neneknya, neneknya pun menjawabnya. "Walaikumsallam.. iyaa nanti nenek bilangin sama kakek." alika pun berlalu pergi segera berangkat menuju pondok. Alika pun hampir sampai ke pondok nyaa, melewati warung. disana ada beberapa anak lakilaki yang tengah mengobrol, sambil menjaga warung milik kang ali. "Ekhh,, itu siapa..??" tanya zidni kepada manaf yang sudah lama disana, karna dirinya baru beberapa hari disana. zidni yang melihat alika melewati warung itu langsung bertanya pada manaf. sedangkan anak lakilaki yang berada di sebelah zidni hanya diam saja mendengarkan dan matanya terus melihat alika yang berlalu melewati warung, sampai tidak terlihat lagi. "Maniis.." gumamnya dalam hati. sembari menarik sebelah bibirnya tersenyum tipis sangat tipis sampai tidak terlihat itu adalah sebuah senyuman. "Ookhh.. itu alika. sodara gue." ucap manaf singkat. "Ookhh.." zidni menjawabnya sambil mengangguk. Alika pun sampai pondok, turun dari motor sambil membantu tetangga yang mengantar nya menurunkan barang-barang yang dibawanya di teras pondok. "Makasih yang mang.." ucap alika pada tetangganya. "Iyaa, neng sama-sama. yaudah neng, mang pulang yahh. Assalamualaikum." tetangganya pun pamit untuk pulang pada alika. "Iyaa mang, walaikumsallam.. " alika menjawab sambil menyalaminya. tetangganya pun berlalu pergi meninggalkan pondok untuk pulang. Suasana pondok tampak sepi, karna hanya ada beberapa yang baru berangkat. alika membawa barang-barangnya masuk kedalam pondok. setelah selesai membawa barangnya masuk alikapun membawa tas yang berisi baju-bajunya ke atas, tempatnya masih sama seperti dulu hanya tangganya sudah berbeda, dulu memakai kayu sekarang sudah di tembok dengan cor dan penyangganya pun sudah di cor, yang lainya masih sama seperti dulu hanya sudah diganti yang tidak layaknya. "Assalamualaikum.." ucap alika sambil berjalan keatas, celingukan menatap sekitar. "Walaikumsallam.." mereka menjawabnya serempak. hanya ada beberapa orang saja yang sudah berangkat. "Yaya..." panggil alika lebay pada Kiya, yang biasa di panggil yaya oleh mereka. "Alikaa..." balas yaya pada alika, mereka bersalaman terus berpelukan. alika pun tak lupa bersalaman dengan teman-temanya yang lain, hanya beberapa sihh. lalu alika mendekat lagi pada yaya. "Kemana aja iikhh..?? udah lama gak kesini." tanya alika pada yaya. mereka duduk bersampingan. "Sibuk bantuin ibu, kan punya baby lagi. kasian kalo gak di bantuin, masih kecil repot soalnya. yaa.. meskipun gak bantuin banyak sihh." jawab yaya cengengesan. "Ookhh.." ucap alika sembari mengangguk. "Ekhh,, udah berapa hari disini..??" lontarnya lagi pada yaya. "Baru 3 hari sihh.." jawabnya. "Emang belum mulai, belajar ngajinya..??" tanya alika. "Belum, soalnya yang berangkat cuman ada beberapa orang. kalo mengaji alqur'an mahh udah sih sama eceu, seperti biasa. cuman mengaji alkitab nya aja yang belum. kalo cowok-cowok mah udah lumayan banyak sih yang berangkat. tinggal para cewek aja yang pada belum berangkat tuh." jawab nya panjang lebar. "Mmm.." alika bergumam dengan mengangguk, sambil membereskan baju-baju nyaa kedalam lemari. "Al, besok temenin aku yuukk..??" pintanya yaya pada alika. "Kemana..??" tanya alika penasaran. "Kerumah nyaa wanda, soalnya aku belum kesana ketemu sama bibi." jawabnya cengengesan. alika hanya geleng-geleng kepala heran, sudah tiga hari disini belum kesana juga. ngapain aja disini..?? pikirnya heran, padahal nggak banyak kegiatan juga seperti biasanya. "Mmm..." alika tampak berfikir sebentar. "Ayolahh.. mau yah, yahh.." cecar yaya tidak sabaran. "Ck, males tau sendirian kesana nyaa." yaya mencebikan bibirnya. "Sekalian ajak wanda juga kesini. yaahh..??" pintanya memelas. alika menghela nafasnya pelan. "Iya dehh.." jawabnya pasrah. "Okee !!" yaya tersenyum senang. Setelah alika selesai membereskan baju-bajunya, alika mengajak yaya untuk mengantarnya masuk kedalam sebentar untuk bertemu dengan eceu. yang punya pondok. "Yaa, anter kedalem sebentar yuk.!?" ajaknya pada yaya. "Yaa allah.! tinggal kedalem juga, mesti dianter.! sendirian ajah sii.." tolaknya yaya. "Sebentar doang kok. cepetan iikhh." paksa alika. "Ishh.!! yaudah iya. bentar, pakek baju dulu." protesnya pada alika. dengan malas yaya pun memakai baju dan kerudungnya. karna kalau di dalam pondok biasanya suka melepas kerudung nya dan hanya memakai kaos pendek saja, kecuali kalau keluar memakai baju serta kerudung rapih. Yaya pun mengikuti alika di belakangnya. mereka turun ke bawah dan berjalan masuk kerumah yang punya pondok, karna rumahnya menyatu dengan pondok perempuan. tak lupa alika membawa oleh-oleh untuk eceu yang sudah disiapkan ibunya untuk diberikan ke yang punya pondok. alika berjalan masuk kedalam sambil mengucapkan salam, di ikuti yaya di belakang nyaa. Setelah menyalami yang punya pondok dan berbasa-basi sebentar, merekapun kembali kedalam pondok. Maaf kalau ada salah-salah kata atau typo.. Semoga kalian suka dengan ceritaku yang membosankan ini.. :-D:-D
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD