Bab.111 Alana Pasti Sedih

1186 Words

  "Dev? Kamu di sini?" Alana berjalan mendekati Dev yang berdiri di depan pintu kosnya.   "Dari mana? Jam segini baru pulang?"   "Kamu udah lama?" tanya Alana seraya meletakkan tasnya di kursi teras.   "Jawab dulu pertanyaanku," desak Dev, menatap tajam ke arah Alana.   "Apa?"   "Kamu dari mana?"   "Pergi sebentar tadi sepulang kerja."   "Sama siapa?"   Alana mendesah kasar. "Apa perlu ku jawab?"   "Perlu."   "Aku pergi dengan Mas Satria."   "Ooh, bos kamu itu? Ada hubungan apa kamu sama dia?"   "Bukan urusanmu."   "Al," Dev menarik lengan Alana saat gadis itu membuka pintu kamar dan hendak masuk ke dalam. "Jawab dulu pertanyaanku."   "Apa lagi?" Alana menepis tangan Dev kemudian buru-buru masuk ke dalam kamar. Dia tak mau membuat keributan di luar kamarnya. Takut penghuni ka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD