Bab.123 Kamu Memecatku?

1015 Words

  "Apa maksud Daddy dengan semua ini?!" teriak Dev sambil melempar amplob dari Alana ke meja kerja Henry.   Pria tua itu nampak tenang-tenang saja melihat Dev yang sedang terbakar amarah di hadapannya.   "Kamu ini kenapa? Baru datang kok marah-marah nggak jelas. Sopan santunmu di mana?" ujar Henry dengan suara berat penuh wibawa.   "Sopan santun? Apa Daddy pernah mengajarkan sopan santun pada Dev? Dengan cara membayar seorang perempuan hanya untuk memenuhi ego Daddy? Apa salah Alana, Dad? Kenapa Daddy merendahkan dia seperti itu?"   "Merendahkan? Untuk apa Daddy merendahkan dia? Toh, dia itu sudah rendah di mata Daddy," sahutnya membalas tatapan Dev yang menatapnya nyalang. "Sudahlah, lupakan saja dia."   "Nggak! Justru karna Daddy bersikap seperti ini, Dev akan semakin mendekati Alan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD