Tak ada kesulitan berarti dihari pertama Alvin bekerja. Dewan direksi Farma Health Group langsung mengangkat Alvin menjadi wakil pimpinan, karena posisinya yang memang adalah pewaris utama. Sementara di posisi pimpinan utama tetaplah Darmawan. Untuk Nadia, gadis itu masih tidak mau di ganggu gugat. Laboratorium adalah miliknya. Seperti sore ini, Nadia masih berkutat dengan pipet dan gelas ukur untuk eksperimennya mengenai lilin aromaterapi yang akan menjadi terobosan produk baru perusahaan tersebut. Meskipun Nadia sudah berpengalaman, namun dulu ia melakukannya secara manual sedangkan kini semua serba menggunakan mesin. Itu artinya dia harus membuat formula baru dengan standar yang tentu sudah ditetapkan. Ia merasa harus berterimakasih pada Alvin karena kepandaiannya dalam

