Pagi hari Mauren duduk bersantai di depan rumahnya. "Hai Ren...." ucap Doni menyapa, ia lewat didepan rumah Mauren. "Hai Don mau kemana" tanya Mauren dengan senyum manisnya. "Mau ke kebun bantu bapak panen buah" ucap Doni. "Seru dong, boleh ikut gak" ucap Mauren. "Eemmm... boleh tapi suamimu..." ucap Doni ragu. "Dia masih tidur yuk ah berangkat" ucap Mauren. Keduanya berjalan kaki ke kebun buah yang akan dipanen. Mauren terperangah melihat keindahan kebun buah yang dimiliki Doni. "Ini kamu sendiri Don yang merawat kebunnya" ucap Mauren. "Sama bapak Ren kalau sendiri mana sanggup aku, belum lagi ngurus toko" ucap Doni. "Subur-subur ya semuanya, udah lama banget aku gak ngelihat kebun kaya gini, di Jakarta mah cuma penuh sama gedung-gedung" ucap Mauren. "Emm... Ren kamu apa gak

