"Kak..." "Apa Mayo?" "Darren itu pacarku. Nggak." "Harus dandan yang cantik. Cowok sekarang b******k, nengok yang bening dikit belok nggak ingat kalau udah punya. Mayo harus buat penampilan yang segar, biar pandangan semua mata lelaki itu pada kita. Laki-laki itu suka cewek seksi, nggak laki-laki itu suka cewek dengan p******a besar. Urusan muka kedua." Mazaya tertawa miris, dan melihat kebawah buah d**a miliknya. Rata. Benar-benar rata, tidak sedikit pun bejolan atau ada yang menggunung. Mazaya mengalihkan ke buah d**a Ilona, walau tertutup seragam, ia yang normal saja melihatnya bisa tergoda. Mazaya iri melihat buah d**a Ilona yang bulatnya pas, walau tidak sebesar buah melon. Mungkin sebesar buah jeruk jumbo. "Kak. Katanya kalau s**u kita sering di pegang itu jadi besar ya?" "

