Chapter 36

1737 Words

Mazaya mengira, makanan itu akan mubazir. Nyatanya, semua makanan itu habis tak bersisa. Mazaya melirik ke arah tentangga. Tasha dan Darren masih di sana. "Kok pacar kakak nggak ada?" Tanya Mazaya, sengaja memancing. Demi puja-puji kerang ajaib, untung saja semua makanan itu telah masuk semua dalam perutnya, jika tidak Ilona akan muntah. Ilona menyeka mulutnya dari sisa-sisa makanan. "Dia sibuk cari korban baru." "Maksudnya kak?" "Dia lagi nyari mangsa." Mazaya hanya tertawa kecil. Ini semakin menarik, akhirnya yang ditunggu-tunggu telah tiba. "Darren udah sidang kak?" Tanya Mazaya. "Udah." Ilona mengambil obat pereda mual, dan vitamin buat kehamilannya. "Kakak sakit?" "Obat buat gugurin anak." Kata Ilona santai, seolah ia hanya berbicara cara menanak nasi. "Kakak ham

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD