Bab 20

1065 Words

Bryan berteriak dengan kencang tanpa sadar saat membaca isi map yang ternyata adalah surat cerai yang ditinggalkan Clara untuknya. "Apa-apaan ini? Apalagi yang dia lakukan? Apa dia sengaja melakukan ini untuk memancingku?." Bryan menarik dasinya dengan gusar, dia melangkah lebar menapaki anak tangga satu persatu menuju lantai atas. Dia hendak mencari keberadaan istrinya. "Clara! Di mana kamu? Clara!!." Seru Bryan masuk ke dalam kamar dan mencari istrinya. Namun batang hidung Clara sama sekali tak dia temukan. Dia membuka kamar mandi, namun tidak ada orang di sana. Bahkan rasa sepi terasa menyergapnya. "Aku yakin ini hanya akal-akalan dia saja. Mana mungkin dia berani menggugat cerai diriku. Dia kan sangat mencintaiku dan tak rela kehilanganku." Bryan berbicara kepada dirinya sendir

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD