"Aku mau akhirin hubungan ini sekarang." Perkataan gadis itu sontak membuat laki-laki dihadapannya membulatkan mata. Laki-laki itu menggeleng tak terima. "Nggak! Aku nggak mau putus!" "Aku cape ngeliat kamu mukulin orang yang gak bersalah karna aku." Gadis itu, Demira. Demira yang masih berumur 22 tahun. "Itu semua karna dia deketin kamu!" Pandji—lelaki yang berstatus sebagai kekasih Demira itu menghembuskan nafasnya setelah tanpa sadar menaikkan nada bicaranya. Pandji harus bisa mengendalikan emosinya agar Demira tidak semakin marah padanya. "Aku janji gak akan lakuin hal itu lagi." "Terus setelah itu apa? Kamu akan tetap ngelakuin hal itu meskipun udah janji berkali-kali! Kamu juga udah janji untuk gak mukul aku lagi… tapi apa?" Demira menunjukkan lebam di lengan kirinya, "liat! Ka

