Chapter 20 : Tergoda

1114 Words

Adrian yang baru sampai di halaman rumah langsung menghentikan mobilnya. Pria itu segera melepas sabuk pengaman yang menempel pada tubuhnya. Nadine yang berada di sebelahnya pun melakukan hal yang sama. Malam sudah larut. Dan wanita itu sepertinya sudah begitu lelah dan mengantuk. “Gue masuk duluan ya, Bang!” kata Nadine sembari megambil tasnya yang ada di kursi belakang mobil Adrian. Adrian mengangguk ringan. “Thanks ya, Nad. Elo udah mau ngajak gue jalan seharian ini,” katanya tulus. Senyuman pria itu begitu manis dan hangat, senyuman yang hanya mampu dia berikan kepada sosok Nadine saja. Selain itu, tidak akan pernah. Nadine tersenyum kecil. “Harusnya kan gue yang bilang makasih, karena elo udah belanjain gue hari ini,” balas wanita itu sembari melirik beberapa paper bagu yang ada

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD