hari tenang setelah serangan

1560 Words

Siang itu rumah keluarga Ardhana akhirnya mulai tenang. Suara tembakan udah nggak ada, diganti suara pelan para pembantu yang lagi ngepel lantai, nyapu pecahan kaca, dan ngerapiin barang yang berantakan. Wangi cairan pembersih pelan-pelan ngusir bau mesiu yang tadi sempat nyengat. Di kamar Bunda Annaya, pintu baru dibuka. Ayah Asraf masuk dengan wajah panik tapi langsung lemes begitu lihat istrinya duduk bersandar di tempat tidur dengan perban tipis di kepalanya. “Bunda… ya Allah, bunda nggak apa-apa?” Ayah Asraf langsung meluk istrinya. Bunda Annaya senyum lembut. “Nggak apa-apa, Yah. Cuma kebentur dikit. Udah ditangani Kevin kok. Tenang aja.” Ayah Asraf elus pipi istrinya, lega banget. Di kamar lain, suasana jauh lebih hening. Ayunda tertidur pulas setelah tadi dikasih obat penenang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD