Penculikan Arshaka

1431 Words

Di apartemennya yang mewah, Andrian Smith duduk di kursi kulit sambil ngetok-ngetok meja pakai jari. Wajahnya datar tapi matanya kelihatan dingin banget. Di depannya berdiri Jhony, asisten pribadinya, bareng empat orang anak buah yang siap nunggu perintah. “Jhony,” suara Andrian pelan tapi tajam. “Aku udah nemu titik lemah Kenan Ardhana.” Jhony maju sedikit. “Apa, Pak?” “Anaknya,” jawab Andrian sambil nyeringai licik. “Culik anaknya. Bunuh istrinya. Aku pengin dia ngerasain hancur.” Jhony sempat kaget, tapi cuma ngangguk. “Baik, Pak. Saya beresin.” Andrian nyandar di kursi, ngerokok pelan. “Jangan sampai gagal. Sekali aja gagal, kalian semua yang aku beresin.” Jhony dan anak buahnya langsung keluar tanpa suara. Siang itu, di rumah mewah keluarga Ardhana, suasana tenang banget. Ayu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD