“Kupikir Frederic memiliki caranya sendiri untuk membantumu mencari Dhaffin—” “Omong kosong!” aku menggertak tak sabar, membalik badanku pula untuk dapat mengancam Hiro yang hampir saja tersandung oleh langkahnya sendiri. “Aku lebih tahu soal apa yang ada dalam pikiran pria tua itu. Tak perlu membujukku dengan cara membodohi aku seperti itu. Kau hanya melakukan hal yang sia-sia. Aku bisa mencari Dhaffin sendiri—” “Tapi setidaknya kau bisa gunakan kepalamu untuk berpikir dengan jernih.” “Setelah aku berpikir sendirian disini, tanpa ada tindakan apapun. Apa itu akan membantu ?” ingin sekali kuhantamkan satu atau dua tinju kemukanya. Sebab dia terlalu banyak bicara dan ikut campur tanpa tahu seluk beluk. “Kau jadi tidak bisa dikendalikan Edna. Bila pemuda itu terlibat dalam masalah ini!

