Miss u so bad

2215 Words

Seberkas cahaya yang masuk melalui celah jendela kamar membuatnya nampak transparan. Sinarnya membentuk bangun persegi pada karpet beludru yang terpasang dilantai kamar. Kedua kakinya mengetuk-ngetuk sisi ranjang, menimbulkan suara dalam keheningan ruangan yang terasa begitu berat sekaligus nostalgia kecil menghantam benaknya yang sekarang kosong. Kamar ini masih sama seperti beberapa tahun yang lalu ketika dirinya ikut tinggal dikediaman Luna meski hanya satu tahun sebelum hari kelulusannya tiba. Sebelum kedua orangtuanya mengizinkan dia untuk tinggal sendiri. Aroma citrus yang menguar bercampur baur bersama atmosfer pagi. Memaparkan bila situasi ini sederhana namun cukup mengetuk pintu kerinduan. Semestinya tempat ini tidak lagi dia tapaki, semestinya dia tidak berada disini untuk saat i

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD