Untuk apa aku ada hingga saat hari ini? “Aku tidak bisa memaksamu untuk mempercayai kata-kata dari mulutku. Dhaffin. Aku tahu, kau memiliki pendirian yang kuat terhadap apa yang kau saksikan. Kupikir kau harus mendengarnya sendiri dari kakakmu.” “Luna?” “Aku bisa mengantarmu kesana kalau kau mau.” Tawarnya berdiri dari tempat duduknya. “Maaf sudah membuatmu bingun Dhaffin. Karena mungkin ini memang kenyataan yang cukup membingungkan untuk bisa kau pahami dalam waktu singkat. Semestinya kau pun tidak perlu mengalami hal-hal yang seperti ini. Rasanya seperti menghirup udara yang terkontaminasi dengan kotoran disekelilingmu bukan ?” Vladimir berjalan dengan perlahan, memutari meja dan berhenti disebelahnya seketika. Sebelah tangannya terulung dengan punggung tangan yang menyentuh pipinya.

