Rahasia Ketua

2275 Words

Aku hanya bisa duduk terdiam setelah semua hal disekitarku mereda dan kembali tenang seperti sedia kala. Aku hanya bisa menghela napas berat dengan mata yang terkatu rapat hampir beberapa menit lamanya. Sebagian besar dari beberapa paparan yang dilakukan oleh Frederic dalam rapat dadakan yang dihelat tidak dapat kusimak dengan baik. Jari jemariku bahkan lebih sibuk menekan dan memijit pelipisku sendiri sebab sedari tadi telah berdenyut tak nyaman dan memberikan rasa pening luar biasa. Bahkan menarik napas pun menjadi sesuatu yang dua kali lipat lebih sulit dilakukan. Aneh sekali. Dingin udara yang memasuki ruangan melalui celah ruangan terasa menusuk hingga ke dalam tulang, meskipun sejatinya ruangan ini sudah diberi penghangat ruangan dengan suhu yang sempurna dan bekerja dengan baik untu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD