Isi hati Sang Rubah

1061 Words

Aku berguling ke samping meski telingaku masih berdengung karena ledakan barusan. Refleks berada di atas rata-rata kesiagaan yang sudah kulatih bertahun tahun sehingga dapat berhasil menghindari bom yang dilemparkan Vladimir secara tiba-tiba beberapa saat yang lalu. Namun, sebagian lantai gedung hancur karena hal tersebut. Kaca jendela serta sebagian ruangan hampir ambruk seluruhnya. Pemandangan yang wajar akan tertangkap mata dalam situasi pertarungan berdarah. Tidak asing untuk disaksikan. Sadar terlalu lama menghabiskan waktuku untuk berbaring untuk lebih daripada yang seharusnya. Aku lantas berusaha bangkit kembali meski sedikit terhuyung lalu kembali bekerja menggunakan pandangan mataku yang sedikit mengabur untuk dapat meneliti keadaan sekitar secara seksama. Sebelumnya sesaat sebelu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD