3 Kesatria

1302 Words

“Aku sudah tahu sejak dulu kalau kau ini memang benar-benar bodoh, bahkan levelnya sudah sampai pada titik tidak tertolong lagi.” “Aku menyarankan agar kita membahas hal yang terdengar lebih intelek.” “Bisa-bisanya kau melompat ke tengah ruangan terbuka! Fix otakmu itu sudah benar-benar tumpul dan rusak!” Keyva tak henti-hentinya mengomel pada Hiro atas sebuah aksi heroic yang membuat jantungnya hampir lepas. Selain daripada dirinya yang mesti menahan sakit karena terkena luka tembakan, kini ditambah lagi dengan kepalanya yang berdenyut gara-gara si poni miring yang gaya gayaan layaknya dia adalah seorang super hero. “Setidaknya aku berhasil memancing dia keluarkan? Si musuh yang kau bilang berbahaya itu.” Hiro tersenyum puas, seakan-akan memenangkan moment jackpot dalam hidupnya. “Kau

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD